Bukan main terkejutnya Bastian ketika ia melihat Gina memasuki ruangan dimana ia akan bertemu dengan kliennya saat ini. Meski semalam ia memang melihat sosok seorang wanita yang sangat mirip dengan wanita yang sudah sangat susah payah ia lupakan tersebut, namun melihatnya secara nyata seperti saat ini nyatanya masih bisa membuat jantungnya berdetak sangat kencang. " Susah payah aku melupakan dia dengan segala cara, kenapa ujung- ujungnya aku masih juga ketemu dia lagi!" batin Tian mencoba tidak memperdulikan wanita yang terlihat semakin cantik tersebut. Bastian lalu menyela percakapan tidak penting Galina sebelum ia terlihat semakin nampak bodoh akan keterlambatannya. " Tunggu... Kenapa aku harus peduli?!" batin Tian yang mencoba mendapatkan kembali konsentrasinya dengan sama sekali tid

