"Ini buat Om Dirga," ucap Aisyell dengan lembut, sedang gelas berisikan minuman Hans diletakkan dengan kasar di meja, bahkan Aisyell tidak mengatakan apapun. Melihat kekesalan Aisyell kepada dirinya membuat Hans terkekeh "PMS neng?" sindir Hans meneguk jus jeruk itu. Cuih ... Hans memuntahkan semua jus yang sempat di minumnya. "Kenapa Hans?" Dirga menepuk-nepuk pundak Putranya itu. Hans masih saja batuk-batuk karena jus yang terasa begitu asin. "Jus apa ini?" bentak Hans menatap Aisyell dengan sinis. "Itu Jus kematian!" pekik Aisyell. "Om Dirga, Aisyell permisi duluan keatas ya, hari ini ada bimbingan skripsi," ujar Aisyell menundukkan kepalanya kearah Dirga. Sedangkan Hans, pria itu hanya bisa bengong mendapatkan jawaban dari Aisyell, sedangkan Dirga hanya bisa berusaha m

