37| Pacar Pura-Pura

1881 Kata

"LIAT Nasya?" Seorang mahasiswi yang baru saja terlihat menginjakan kakinya keluar dari dalam kelas miliknya itu sempat terkejud kala sosok tampan itu tiba-tiba saja mengajukan pertanyaan kepadanya. "Nasya?" beo wanita berhijab itu dengan alis menaut, "Udah pergi rapat dari satu jam lalu." "Rapat?" gantian Derren yang kini membeo ucapan sang seniornya itu, baru teringat atas acara kampus yang sempat gadis itu ceritakan kepadanya. Bahkan sampai lupa mengucapkan kata terimakasihnya, cowok itu sudah lebih dahulu beranjak dari hadapan sang narasumber. Kembali melangkahkan kakinya cepat menuju ruang rapat yang beberapa waktu lalu pernah dirinya kunjungi. Tak ada niatan untuk mengetuk pintu berwarna putih itu memang, hanya dapat membukanya secara tiba-tiba tanpa adanya kalimat permisi. Mul

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN