Tresno memasuki kantor itu. Semua orang menyapanya seperti biasanya. Tak ada yang aneh satupun. Atau,apa mereka belum tau kalau Tresno sudah dipecat? Tunggu saja sampai Tresno mendapatkan informasi yang akurat. Toktoktok "Silahkan masuk!" Perintah Bayu dari dalam ruangan itu. Tresno masuk sambil membawa berkas yang semalam di berikan oleh Ningsih. "Apa yang membawamu kemari temanku? Apa ada masalah?" Tanya Bayu ramah seperti biasanya. Tresno duduk lalu berdehem. "Begini pak. Kemarin malam ibu Ningsih menemui saya dan memberikan surat pemecatan kepada saya. Surat ini resmi dengan materai dan tanda tangan bapak didalamnya. Saat saya menghubungi bapak,ho bapak tidak aktif. Makanya saya kesini untuk menanyakan kebenarannya pak." Jelas Tresno sopan. Bayu mendengarnya dengan seksama. Hingga

