"Permisi pak." Dua orang lelaki berpakaian polisi mengetuk pintu toko milik Hendra. "Ya pak. Silahkan masuk!" Sahut Hendra sopan. Polisi itu masuk. Lalu berjalan menemui Hendra. "Apakah bapak adalah Hendrawan Supratikno?" Tanya seorang dari mereka. "Ya,dengan saya sendiri. Ada apa pak?" Hendra mulai merasa ada yang aneh. Apa yang dia lakukan sampai-sampai dua orang polisi berpakaian lengkap datang ke toko bukunya? "Bapak akan kami bawa kekantor. Dengan alasan membantu aksi pembunuhan kepada sepasang suami istri pada empat belas tahun silam." Jelas seorang polisi tadi. Hendra ikut mereka tanpa perlawanan. Dia sudah tau akan begini jadinya. Sudah pasti Ningsih yang buka mulut atas kejadian yang direncanakan oleh wanita itu sendiri. "Iya pak." ??? "Kenapa kamu tidak menghubungi seora

