Suara burung berkicau di pagi itu membuat hati merasa tenang. Bak seorang gadis yang sedang duduk termenung di teras depan rumah untuk berangkat ke sekolah. Hanya tinggal menunggu si sepupu yang selalu telat bangun dan mandi ngebut. Bruakkkkk "Aduh,kepala gue kena sangkar burung nih. Sialan! Siapa pula yang buat sangkar burung disini,aww" Kevin meringis kesakitan setelah jidatnya tanpa sengaja terkena tabrakan tunggal dengan sebuah sangkar burung di teras rumah. "Hmmmm... Bukannya yang buat elo yah? Katanya biar cepat bangun. Mana janji Lo?" Hardik Devany menghentakkan kakinya. Kevin membuka pintu mobil lalu menatap jahil kepada Devany. "Yah maaf,gue kan khilaf. Namanya hidup,siapa saja bisa bangun lama. Bahkan orang yang menulis cerita didalam sebuah kamar kost sendirian ditemani ce

