"hmmmm.." Devany masih berpikir keras. Dia pengen curhat sama seseorang. Tapi,apa mungkin Ciko? Ah,memang Devany merasa nyaman kalau cerita sama dia. Tapi,kalau masalah keluarga? Oke fix. Devany meralat rencananya. "Lo udah makan?" Tanya Devany canggung. Dan... Kedebuk... Ciko yang posisinya lagi golek-golek sambil ngeletakin handphonenya disamping telinga spontan mendongak gak percaya. Dia terguling kelantai. Apa? Devany nanya Ciko udah makan? Sungguh hal sederhana tapi berkesan istimewa bagi seorang Ciko. Sekali lagi. Devany nanya Ciko udah makan? ARGGHHHHH..Ciko mendadak syok dan telinga nya memanas. Dia lompat kegirangan lalu tersenyum puas. Sedangkan Devany yang mendengar keributan dari sumber Ciko hanya terdiam lalu menyerngitkan dahinya. "Halo. .. Ciko? Lo masih disitu?" "Yahh

