Akhirnya...setelah satu jam lebih Andin terkurung di kamar mandi, kini gadis itu bisa bernafas dengan lega..Andin yang sudah nampak rapi, berjalan menuju balkon kamar hotel, di sana dia bisa menikmati indahnya pemandangan sore sungai Malaka, sedangkan Frans suaminya sibuk mengutak atik laptopnya, meskipun masih merasa lelah..Frans tidak ingin sampai dia kehilangan proyek besar itu, mengingat ada pihak perusahaan dari Malaysia yang berusaha mensabotase hasil jerih payahnya selama ini. Andin nampak tersenyum, binar bahagia terpancar jelas dari wajah cantiknya, meskipun tadi sempat terjadi kekacauan saat dia menginjakkan kakinya di kota Malaka, tapi sepertinya gadis itu nampak tidak perduli dengan semuanya, baginya selama Frans berada di sisinya itu sudah cukup, sudah cukup selama ini dia me

