32. Senjata Cermin

2328 Kata

Masa kebebasan saat remaja memang tidak bisa diganggu gugat. Mereka bebas berekspresi, bebas bertindak, bebas pula menyimpulkan sesuatu. Namun, semua itu tidak selamanya benar dilakukan. Seperti yang dilakukan Rien sekarang. Rumah Darmuroi berantakan. Dari ruang tamu hingga ruang kerja Darmuroi yang penuh tinta semuanya tidak tertata. Semua isi lemari Darmuroi sampai dikeluarkan. "Rien, apa yang kau cari? Ha! Rumahku! Astaga, apa yang kau lakukan pada rumahku?!" Darmuroi melebarkan matanya ketika masuk ke rumah. Rien yang tengah berdiri di depan lemari menoleh dengan polosnya. "Hehe, aku sedang mencari pakaianku waktu datang ke sini. Kau simpan di mana? Kenapa kucari di mana-mana tidak ada?" berganti mencari di ranjang Darmuroi. "Hei, hei, hei, jangan rusak ranjang kecilku! Aduh, buat a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN