Safira memandang sinis Bagas yang mengajaknya makan siang bersama, entah habis melakukan apa wajah laki-laki itu tampak lelah dan kusut membuat Safira mau tidak mau jadi merasa iba juga pada pacarnya sendiri. Awalnya Safira menolak ajakan Bagas tapi karna dia terus memohon dengan bujuk rayu segela rupa akhirnya Safira luluh dan mau. "Beb, jangan gini terus dong." Bujuk Bagas memohon dengan memelas. "Semua yang terjadi waktu itu tuh bener-bener cuman salah paham aja, semua itu juga akal-akal an nya si Tessa biar Fares sama Firna berantem." Ucap Bagas dia sudah berulang kali mengucapkannya entah dianggap serius atau tidak oleh Safira. "Fares beneran sayang sama istri nya gak mungkin dia selingkuh." "Terus ngapain dia sampe ciuman?." Tanya Safira seperti nya dia mulai percaya dengan ucap

