Mendungnya langit seolah mewakili perasaan Fares saat ini, dia masih berada di ruang tunggu UGD menunggu dengan gelisah Tessa yang sedang diberi penanganan didalam. Rasa bersalah terus menyelimuti benak Fares, dia tidak menduga hal ini akan terjadi semua nya diluar kehendak nya sendiri tapi Fares juga memiliki pembelaan sendiri kenapa dia melakukan hal itu jadi tidak sepenuhnya salah dirinya kan? Tapi tetap saja karna tindakan nya itu dia sudah mencelakakan seorang bayi yang tidak bersalah sama sekali, ya Tuhan harus bagimana Fares sekarang? Hari sudah menjelang malam dan dia masih menunggu disana tadi istri nya juga sempat menelpon nya menanyakan keberadaannya dan Fares terpaksa harus berbohong karna tidak mungkin mengatakan yang sebenarnya bisa habis diri nya nanti. "Gak habis pikir

