"Ngomongin apa sih kok Bu Besan gitu amat ketawanya?" Emak tiba-tiba datang bawa sepiring pisang goreng. "Ini ngomongin KB cungkir, Bu." Mertuaku ketawa lagi, sedangkan aku dan Mas Lutfi salah tingkah. "Oalah, Bu Besan masih pake KB itu?" Emak mulai kepo. "Bukan saya, tapi mereka." Mertua menujukku dan Mas Lutfi. Akhirnya dua wanita yang pernah melahirkan kami itu terbahak-bahak sambil melahap pisang goreng. "Kamu bingung ya, Ris, KB cungkir gimana? ... itu loh kalau kata anak zaman sekarang dikatakan KB cabut singkong." Emak menjelaskan lalu mereka tertawa lagi. Dasar, ternyata otak nenek-nenek lebih m***m dari anak muda. "Tapi dibicarain dulu sama Nak Lutfi mau atau tidaknya, jangan sampai suamimu cemberut nantinya," sahut emak masih ketawa. Aku lebih memilih masuk ke dalam kama

