Setelah menunggu hampir 3 jam lamanya, Rebeka akhirnya bertemu dengan gilirannya. Jangan ditanya bagaimana irama detak jantungnya. Berdetak sangat cepat saking takutnya. Membayangkan bagaimana kira-kira rasa sakitnya. Sampai semua gadis yang keluar dari bilik itu berteriak kesakitan, dan mereka begitu lemas serta pucat begitu keluar. Bahkan si tomboy berambut cepak tadi juga sangat lemas saat keluar. Rebeka berjalan lambat menuju ke bilik itu. Di dalam sudah menunggu seorang wanita tua yang memakai setelan khas orang zaman dulu. Atasannya adalah kebaya kutu baru berwarna cokelat tua. Sementara bawahnya adalah kain jarik motif batik kawung yang dililitkan sepanjang pinggang sampai mata kaki. Rambutnya digelung dan diberi tusuk konde warna emas. Dilihat dari tubuhnya, ia tampak masih sanga

