Tale 135

1020 Kata

Sayup-sayup terdengar suara seseorang yang sedang mengetik. Cameron langsung tahu, itu adalah suara Garlanda yang sedang bekerja. Perlahan kedua mata Cameron mulai terbuka. Semuanya terlihat buram. Cameron mengerjap beberapa kali, hingga ia akhirnya mulai bisa melihat dengan jelas. Bingung. Itu yang ia rasakan. Seluruh tubuhnya terasa sakit. Terutama pada bagian punggung dan juga kaki kanannya. Rasanya seperti habis terbentur dengan keras. Cameron coba mengingat apa yang terjadi. Ia semakin bingung, saat menyadari bahwa dirinya sedang terbaring di lantai. Bukannya tadi .... Ah ... Cameron ingat. Tadi ia sedang membersihkan semak tanaman Carnation yang selama ini dilarang oleh Garlanda untuk dibersihkan. Ia pikir bukan perkara besar jika ia bersihkan. Toh itu hanya tanaman. Toh semak i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN