"MAMA!" Balas Kenneth membentak mamanya. Tangannya terangkat hendak menampar mamanya. Semua orang sudah siap dengan segala kemungkinan terburuk, salah satunya adalah Kenneth yang menampar mamanya di depan mereka. Mereka tahu, ketika itu terjadi, maka bendera peperangan sudah dikibarkan di depan mata. Maka setelahnya tidak akan lagi yang namanya baik-baik saja. Namun... "Papa!" Sontak, tangan itu berhenti ketika ada tangan mungil yang menarik bajunya dari belakang sembari menyeru memanggilnya 'papa', apalagi dengan tangisan yang kembali terdengar memenuhi segala penjuru ruangan ini. Dengan sangat terpaksa, Kenneth harus menurunkan egonya serta menenangkan dirinya hanya demi Kendrick. Ia tidak mungkin melakukan tindak kekerasan dihadapan anak kecil, lebih-lebih lagi itu putranya. D

