Bab 56. Pergi Adalah Mimpi Terburuk

1129 Kata

"Kennnnnn!" Seketika hancur hati Ara melihat putranya yang tertabrak tepat di depan matanya. Rasanya ia ingin berlari, atau bahkan terbang sekalipun memeluk tubuh putranya yang terkapar di atas aspal panas dengan banyaknya kendaraan yang mengelilinginya. Mendengar suara tabrakan dan sorakan nama Ken, sontak membuat Kenneth tersadar. Ia berbalik dan sudah menemukan putranya bersimbah darah. Seketika, jiwa yang rasanya sempat kehilangan itu, kembali hadir. Memberikannya kesadaran di penghujung kesakitan. "Tidak. Putraku!" Seru Kenneth. Beruntungnya mobil yang menabrak Kendrick tidak terlalu ngebut atau semacamnya, sehingga kecelakaan yang terjadi tidak terlalu parah, hanya saja Kendrick terkapar lemah dan keluar banyak darah dari tubuhnya. "Cepat panggil ambulans!" Teriak Kenneth. K

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN