"Menyebalkan!" Kata Kenneth kesal sembari menghampiri Ara dan Kendrick yang sedang sarapan. Pagi-pagi ia sudah dibuat dongkol dengan kehadiran kedua orangtuanya yang datang membawa penyesalan yang sudah tidak bisa Kenneth maafkan. Saking kesalnya, Kenneth sampai tidak mau melanjutkan sarapannya. Dia berbaring di brankar satunya, bahkan juga sengaja membelakangi Ara dan Kendrick. Helaan nafas kasarnya cukup menganggu pendengaran Ara dan Kendrick. "Mommy, papa kenapa? Yang datang tadi siapa?" Tanya Kendrick begitu penasaran. Ia kemudian menganga lebar menerima suapan dari Ara. "Aku harus menjawabnya dengan apa?. Aku harus mengatakan kalau mereka nenek-kakeknya atau bagaimana?" Batin Ara. Dia kebingungan, sedangkan Kenneth masih enggan membantunya menjawab pertanyaan dari Kendrick. "

