Tok... Tok... Tok... Ceklek. "Ken? Udah balik dari nikahannya Ara dan Higon?. Perasaan itu acaranya kemarin deh, kok kamu udah pulang aja?. Atau bagaimana nih?" Tanya Edward ketika membuka pintu rumahnya. Ia belum mempersilahkan Ken masuk sebab ia yang masih kebingungan dengan kehadiran sahabatnya di depannya kini. Dengan ini, bukankah berarti kalau pihak yang memberikan surat undangan itu adalah Edward sendiri?. Kenapa Edward memberikannya kepada Ken? Apakah dia ingin pria ini menghancurkan kemudian merebut adiknya kembali dari Higon?. Entahlah, hanya keduanya yang tahu. "Ada apa Ken? Cerita sama aku." Kata Edward ketika pertanyaanya tak kunjung dijawab. Ia mengajak Ken untuk duduk santai di depan rumahnya. Kebetulan ada kursi dan meja santai yang bisa digunakan untuk bercerita

