"Hmmm.... Aku akan berangkat dengan...." Ekspresi menunggu jawaban dari mereka sangatlah terlihat jelas. Seakan-akan mereka ingin semakin mempertajam pendengaran mereka saat ini juga, menanti nama siapa yang akan disebut. Pasalnya, itu akan menentukan semuanya. Bak peperangan akan dimenangkan oleh nama siapa yang akan disebut tepat di depan mata. "Papa!" Kendrick berseru dari dalam rumah ketika melihat ada Kenneth yang berada di depan pintu. Ia berlari, bahkan hampir saja tersandung oleh kakinya sendiri, saking riangnya. "Hati-hati, Ken!" Ujar Brian, mengusap rambut Kendrick saat anak itu sudah ada di depannya. Kendrick melakukan tos dengan Brian, layaknya seorang pria dewasa yang bertemu dengan sahabatnya sendiri. Toa selebrasi yang mereka ciptakan saat proses reading final. "Un

