Gavin melenguh, mengusap matanya perlahan dan menatap Dewina yang tertidur sedang memangku kepalanya, dia bangun perlahan dan tersenyum menatap Dewina, aneh, ada perasaan yang berbeda, ada rasa nyaman yang dia rasakan, wajah Dewina begitu menenangkan dirinya, dia sangat bahagia berada di dekat dewina. Gavin menepuk pelan pundak Dewina, namun Dewina tidak bergerak, Gavin akhirnya memutuskan menyelimuti Dewina dan menggendongnya untuk ke parkiran lalu pulang, sepanjang perjalanan, Dewina sama sekali tidak bergerak, tidurnya sangat pulas. Bahkan sesampainya mereka sampai di rumah, Dewina juga tidak terbangun saat digendong oleh Gavin. “Loh Dewina kenapa Gav?” tanya Baskoro melihat putrinya yang digendong oleh Gavin. “Enggak papa Pa, dia cuma ketiduran.” Gavin menjawab dengan sopan kepada

