Bab 67

2124 Kata

Asoka mencegah Nana yang hendak pergi. Dia menatap kakaknya dengan lekat. Nana yang melihat kelakuan Asoka hanya bisa diam, dia kembali duduk di samping adiknya itu. Hening. Asoka yang bingung harus memulai cerita dari mana dan Nana yang hanya diam untuk memberikan kesempatan Asoka mulai bercerita terlebih dahulu. "Mbak." Kata Asoka pelan. "Bicara saja." Balas Nana datar. Asoka membuka handphonenya, dia membuka email dan salah satu pesan dari email itu. Kemudian dia meletakkan handphonenya di depan kakak iparnya itu. Nana yang penasaran dengan handphone adik iparnya itu langsung mengambil handphone dan melihatnya. Mata Nana terbelalak kaget dengan pesan email yang tertera diemail itu. "Lalu apa yang akan kamu lakukan?" tanya Nana pelan. Asoka hanya bisa diam. Itu yang membuatnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN