Aldo berjalan pelan dibelakang Riri. Mereka keluar dari kefe setelah puas makan dan mengobrol, mereka menghabiskan waktu hingga berjam-jam dan tanpa terasa hari sudah sore. Aldo mengira jika wanita yang dijodohkan dengannya adalah wanita yang membosankan, tapi ternyata dia salah. Riri adalah wanita yang menyenangkan. Walaupun Riri gadis pendiam tapi dia nyambung ketika diajak ngobrol. Itu yang membuat Aldo betah berlama-lama ngobrol dengan Riri. "Mas, aku duluan ya. Makasih makanannya." Kata Riri pelan. Dia menundukkan kepalanya malu-malu. Rasanya dia bahagia namun dia juga masih malu-malu. Mungkin di pertemuan-pertemuan selanjutnya dia baru akan merasa tenang dan santai. Gugup yang saat ini dia rasakan tak lagi dia rasakan. "Iya, Hati-hati ya, aku harus segera kembali. Maaf aku nggak

