Bab 45

1346 Kata

Asoka berjalan cepat ke ruangan kekasihnya. Dia ingin mengunjungi kekasihnya sebelum ke sanggar tari. Dia ingin melihat keadaan kekasihnya itu setelah dia mengatakan jika kekasihnya itu harus datang sendiri untuk menyampaikan niatan meminangnya. Asoka mengetuk pintu ruangan Aldo dengan pelan. Biasanya dia memang langsung masuk ke dalam ruangan kekasihnya itu. Hanya saja hari ini dia belum membuat janji dan mengirim pesan kepada Aldo, dia takut jika Aldo sedang sibuk atau bahkan sedang ada tamu. Tidak enak jika dia langsung masuk dengan tiba-tiba. "Masuk." Kata Aldo sedikit berteriak ketika telinganya mendengar sebuah ketukan dari luar ruangan. Asoka tanpa berpikir lagi langsung masuk ke dalam ruangan kekasihnya itu. Dia tersenyum lebar ketika matanya bertabrakan dengan mata kekasihny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN