"Ri." Panggil Aldo sambil memegang tangan Riri. Dia ingin menghentikan Riri yang sepertinya lagi sedang tidak baik-baik saja. "Apa, Mas?" tanya Riri dengan malas. Dia mengibaskan tangannya yang dipegang oleh Aldo. Entah mengapa hatinya merasa perih mengingat kejadian tadi. "Kenapa langsung keluar gitu aja?" tanya Aldo masih tidak mengerti. Dia tidak tahu apa yang membuat Riri tiba-tiba berubah menjadi seperti ini. "Aku hanya malas saja. Aku mau pulang." Jawab Riri dengan melanjutkan perjalanannya. Bahkan kini dia sudah berada di gerbang keluar. "Ri, tunggu sebentar, aku ambil mobil dulu di parkiran. Jangan kemana-mana." Kata Aldo yang berteriak. Dia meminta Riri untuk tetap berada di sana hingga dia kembali lagi dengan mobilnya. Karena akan semakin rumit jika Riri pulang sendiri ta

