Siang berganti senja hingga matahari mulai tenggelam dan hari berganti malam. Langit gelap dengan petir sesekali menyambar. Air hujan yang mulai turun kecil-kecil. Laki-laki dewasa dengan tas kecil yang ada di pinggangnya. Berlari menyusuri trotoar dengan tangan yang digunakan untuk menutup kepalanya seperti memberikan perlindungan dari air hujan. Di depan sana ada halte bus yang kosong, bisa dia gunakan untuk berteduh sambil menunggu kekasihnya menjemputnya. Handphonenya sedari tadi mati sejak dia mulai naik kereta. Dia jadi tidak bisa menghubungi siapa pun. Semoga saja kekasihnya bisa menemukannya di sini. Semakin lama hujan semakin deras. Udara semakin dingin dan Aldo semakin merapatkan jaketnya. Matanya melihat sekitar untuk mencari keberadaan kekasihnya. Aldo berpikir Asoka tidak ak

