Bab 24

1109 Kata

Pagi telah tiba. Kumpulan bintang yang semula tersebar di luasnya langit kini sudah menghilang. Rembulan yang sebelumnya bertugas menyinari bumi kini sudah terganti oleh matahari. Puluhan burung berteriak menyanyi dengan kicauan mereka. Beberapa ada yang sengaja mengetuk-ngetuk jendela kamar Aldo, hal itu mengganggu tidur Aldo. Aldo membuka matanya yang masih berat. Dia mengucek matanya yang masih lengket. Dia mengumpulkan semua kesadarannya yang masih diambang dunia mimpi. Mengerjapkan mata untuk menyesuaikan sinar lampu yang masuk ke retina matanya. Aldo berjalan pelan, membuka jendela kamar yang masih tertutup kelambu warna abu-abu. Begitu kelambu terbuka, burung yang sedari tadi mengetuk-ngetuk jendela langsung terbang. Hal itu membuat Aldo terkekeh pelan. "Aku tidak akan menangk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN