Aldo duduk di kursi kayu yang ada di teras rumah Asoka. Hari sudah semakin gelap. Matahari sudah tak terlihat dengan bebas. Langit berubah warna menjadi lebih orange. Burung-burung mulai terbang kembali ke sarangnya. Beberapa orang yang sudah kembali pulang dari kantornya. Lingkungan yang nyaman karena masih kental dengan masyarakat Jawa membuat Aldo takjub dengan lingkungan tempat tinggal calon istrinya ini. Sesekali orang yang lewat depan rumah calon mertuanya itu tersenyum ke arahnya dan menganggukkan kepala kepada dia tanda bahwa orang itu sedang menyapa Aldo. Aldo juga melakukan hal yang sama. Dia tersenyum bahkan sesekali dia menanyakan kabar dari orang itu. Lingkungan yang tenteram yang sangat berbeda dengan lingkungan rumahnya. Dia tinggal di lingkungan perumahan yang semua orang

