Bab 29

1032 Kata

Aldo merebahkan tubuhnya di atas ranjang. Dia menatap langit-langit kamarnya yang berwarna abu-abu itu dengan pandangan kosong. Sejak pertemuannya dengan Bagas siang tadi, dia menjadi tidak semangat. Kata-kata Bagas terus terngiang-ngiang diotaknya. Bahkan kini bayangan-bayangan masa lalunya dengan Bagas dan Nana kembali muncul diotaknya. Butuh waktu 2 tahun untuk Aldo bisa berdamai dengan dirinya sendiri. Mencintai istri orang hal yang sangat mengerikan. Terlebih wanita itu adalah cinta pertama dan cinta yang sangat sulit untuk dia lupakan. Mendapatkan celah untuk mendapatkan wanita itu membuat Aldo gelap mata ingin merusak pernikahan orang lain. Namun, Allah masih sayang padanya. Allah masih memberikan Aldo jalan yang benar, melepaskan wanita itu untuk laki-laki yang seharusnya. Kini

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN