"Hal yang paling indah dalam mencintai adalah merelakannya bahagia bersama orang lain. Kata paling bullshit adalah kalimat barusan." *** Rachel merebahkan tubuhnya di atas kasur seraya memejamkan mata dengan bibir yang tidak pernah luntur senyumannya. Ia masih belum bisa membedakan apakah ini memang nyata atau hanya mimpi? Tapi tadi, cubitan itu ... ini benar-benar nyata! Entah setan apa yang merasuki Darren sehingga lelaki itu tiba-tiba berubah, yang jelas Rachel ingin berterima kasih pada makhluk apapun yang sedang merasuki Darren saat ini. Wajah Darren tadi saat mengantarkannya pulang terlihat gugup. Rachel tidak salah lihat, untuk pertama kalinya seorang Darren gugup di hadapannya. Padahal, lelaki itu selalu terlihat cool dan cuek. Tapi tadi ... benar-benar menyenangkan! Namu

