22

631 Kata

"Walau bibir ini terus berkata membenci, namun mata tak dapat mengelak, jika aku masih mencintai." -cantikazhr- Mata elang Darren tidak pernah luput sedikitpun dari gadis yang berada tepat 3 meter darinya. Walau posisi gadis itu membelakangi Darren, tetap saja Darren tahu siapa gadis itu. Dia adalah, Rachel. "Kamu mau pesen apa?" Lisa mengalihkan perhatian Darren.  "Nggak," sahut Darren yang kemudian memalingkan wajahnya lagi. Lisa mencebikkan bibirnya kesal, "kalau kamu nggak mau makan, ngapain ngajak aku ke kantin?" tanya gadis berparas cantik itu. Namun, Darren tidak menjawab. Lelaki itu masih terfokus pada apa yang sudah diperhatikannya sejak tadi, dan alasan Darren mengajak Lisa ke kantin, karena tadi ia melihat Rachel dan Luna berjalan kemari. Hati dan otaknya sangat selaras,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN