Sepasang ibu dan anak tengah duduk berdampingan di ruang tengah. Sang ibu tak hentinya meneteskan airmata serta mengusap wajah putrinya dengan penuh kasih sayang. Kebahagiaan terpancar jelas dari wajah mereka. "Bagaimana kabarmu, Queen?" tanya seorang wanita yang kini lebih dikenal dengan nama Sarah. Dia melepas genggaman tangan putrinya sehingga kini dapat mengelus wajah serta rambut Gwinevere. Gwinevere hanya tersenyum seraya mengusap airmata ibunya yang masih menetes. Dia meraih salah satu tangan Sarah lalu menciumnya dengan lembut. Hatinya terasa begitu tenang dan bahagia ketika mendengar nama panggilan itu. Ya, sebuah nama panggilan kesayangan yang didapatkannya dari kedua orangtua. Meski sekarang ayahnya tidak pernah memanggilnya dengan nama kesayangan tersebut. "Aku baik-baik

