Bab-20

1060 Kata

Mori tersenyum menatap pantulan wajahnya di depan cermin. Kemudian ia menatap ponselnya yang menunjukkan pukul tujuh pagi. Artinya ia memiliki waktu satu jam sebelum berangkat ke rumah Fafa. Sebelum itu, Mori lebih dulu membereskan rumah dan memasak sarapan untuknya dan Amma meski sempat dilarang masak oleh Amma. "Udah mau berangkat?" tanya Amma yang kini menggunakan gamis berwarna coklat yang dipadukan kerudung berwarna abu-abu. "Belum, sih. Setengah jam lagi aku berangkat. Ada yang mau Amma omongin?" Amma mengangguk dan melangkah ke teras dan duduk di kursi kayu dengan meja bundar sebagai sekat. Mori mengikuti langkah Amma dan duduk di depannya. "Cece udah kasih tahu pekerjaan kamu," kata Amma selepas mendaratkan bokongnya. Mori meneguk ludah susah payah. Takut-takut jika sang nene

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN