Mimpi yang datang kembali merasuki Ethelyn, mimpi dari hutan yang gelap dengan suara wanita memanggilnya berkali-kali. Didalam mimpi, Putri Ethelyn kembali memasuki sebuah hutan, namun bukan didalam hutan yang sepi, melainkan di suatu ruangan berbentuk bebatuan. Gua, sebuah gua dengan penerangan lampu di dinding tersebut. "Dimana aku?" Tanya Ethelyn dengan rasa terkejut, dirinya terbangun dari tubuh yang terkulai lemas dengan duduk merebahkan diri di dinding. Putri Ethelyn memutarkan tubuhnya, rasanya sangat pegal sekali seperti berjalan dari tempat jauh, pikirnya kali ini penuh tanda tanya, berkali-kali ia melihat sekeliling ruangan. Namun, hanya ada lorong gelap di dalam ruangan tersebut. "Halo ..." "Apakah ada orang disini?" Putri Ethelyn menyapa seseorang disini. Tidak ada sia

