Aluna baru saja selesai mandi. Ia masih memakai kimono handuk yang membalut tubuhnya, sementara rambutnya yang basah terlilit handuk di atas kepala. Ia melangkah menuju meja rias. Dengan telaten, Aluna mengaplikasikan skincare malam, lalu mengeringkan rambutnya hingga setengah kering. Setelah itu, ia memakai handbody beraroma lembut dan menyemprotkan parfum favoritnya. "Hmm, wangi banget," sebuah suara familiar terlintas sekilas di benaknya, suara yang terasa akrab, tetapi tidak ada wujudnya. Aluna menengok ke kanan dan ke kiri, namun tidak ada siapa-siapa. Ia tampak heran, bertanya-tanya dari mana suara itu berasal. Tak lama kemudian, Baskara datang. Ia membuka pintu kamar dan melihat kasur masih kosong. Baskara berjalan menuju closet room dan menemukan istrinya sedang asyik memoleska

