Bab 119 : Hadiah Tak dikenal setelah momen Panas

1183 Kata

Lampu tiba-tiba padam, membuat ruangan yang semula remang romantis itu berubah menjadi gelap total. Zeya terlonjak kecil, reflek memeluk lengan Kenzo. "Aaah!" teriaknya pelan. "Apa itu?" "Tenang, aku di sini," ujar Kenzo cepat sambil merogoh ponsel dari saku celananya. Ia menyalakan fitur senter dan mengarahkan cahaya ke meja makan lalu ke wajah Zeya yang masih terlihat panik. Tatapan Zeya bertemu cahaya, membuat wajahnya tampak memucat tapi manis dalam waktu bersamaan. Kenzo mengangkat ponselnya sedikit dan menekan tombol panggil. Ia bicara cukup tenang kepada petugas apartemen. "Permisi, saya Kenzo dari unit 29A. Apakah terjadi pemadaman listrik?" "Ya, Pak, mohon maaf. Hanya gangguan teknis ringan di sistem utama. Tidak sampai lima menit, listrik akan kembali normal," jawab petugas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN