"Jaga menantuku dengan baik, ingat itu!" peringat Mario pada Gavin saat dia akan pergi. Gavin berdecak dan hanya melipat tangannya di d**a, sementara Najwa tersenyum canggung "Ayah hati- hati di jalan," ucapnya. "Nanti kunjungi aku ya," Mario menepuk kepala Najwa "Semoga kamu selalu bahagia." Meski dia tak tahu doanya akan terkabul atau tidak, tapi setidaknya dia mengharapkan yang terbaik untuk Najwa. Harus dia akui kehadiran Najwa bukan hanya merubah Gavin, namun dia juga menyukai gadis ini. Najwa mengangguk sementara Gavin mengantar Mario menuju mobil. "Tentang targetmu-" "Aku yang akan menanganinya," ucap Gavin. "Tidak! sebelum pergi aku yang akan melakukannya." sanggah Mario. "Dia memintaku melakukannya..." Mario mengerutkan keningnya "Bukankah kau ingin berubah?" Gavin menipi

