Lelaki Sekeliling Dina: Part 2

1619 Kata

Ardan terbahak melihat lelaki yang duduk di pojok restoran sendirian. Omong-omong, ia hendak membeli makan di sini. Rencananya sih mau makan sendirian. Maklum lah ya, namanya juga jomblo. Tapi eh tapi.... "Woi! Sendirian? Cewek mana cewek?" ledeknya lantas ikut bergabung. Andra yang sedang sibuk dengan ponselnya pun mendongak lantas tertawa. Ini yang nanyain juga sendirian, pikirnya. "Ndraaa....Ndraaa!" "Daaan! Daaan!" balasnya. Ardan terkekeh. "Kalo sendirian begini, mendingan ikutan sama gue." Sebelah alis Andra terangkat. "Ikutan apaan?" "Gue mau kumpul sama sepupu-sepupu gue," ujarnya santai. Tapi ia tak begitu memerhatikan ekspresi wajah Andra yang berupaya memunculkan ekspresi yang biasa saja. Mukanya agak-agak keruh. Ya, ia tak masalah sih kalau ia kuat untuk ikut berkumpul. M

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN