Tentang Pernikahan

1775 Kata

Sepanjang makan malam bersama itu, Dina hanya terus menghindarinya. Kadang gadis itu menempel pada Mamanya. Kadang pada Papanya. Saat disuruh Aisha untuk mendekati Kayla, baru gadis itu agak jauh sedikit dari keluarganya. Kini malah mengobrol ringan dengan Kayla dan juga kakak iparnya. Adit tersenyum tipis menyimaknya sementara ia sudah mengobrol panjang-lebar dengan para Om-Tante dan juga Opanya Dina. Meski pertanyaan demi pertanyaan muncul bertubi-tubi bagai diinterogasi, ia sudah menyiapkan segala halnya. Toh, ia sudah sangat kenal dengan keluarga ini. Jadi ia hanya perlu beradaptasi dengan cepat. Apalagi dalam waktu dekat, ia akan resmi bergabung dengan keluarga ini sekaligus menjadi suami dari perempuan yang kini sudah tertawa lepas. Seakan lupa akan sikap malu-malunya tadi. Aih, kala

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN