Scent of The Devil Chapter 23 Sebuah pintu terbuka, dua pria menggunakan kalasiris berwarna putih keluar dari pintu tersebut. Menggunakan pakaian apapun, ke dua pria itu sama sekali tidak berubah. Siapapun yang mengenal mereka, sekali lihat pun akan tahu jika mereka adalah Laiz dan juga Mazen. Menurut Laiz mereka harus menyamar seperti penduduk lokal supaya lebih mudah untuk pergi ke mana pun. Laiz dan Mazen kemudian berjalan menyusuri tempat tersebut, berusaha untuk berbaur dengan para iblis siluman yang belagak seperti manusia. Mazen mengeluarkan kantong pemberian Hogaz, melihat ke dalam kantong menghitung koin obolos pemberian Hogaz padanya. Rupanya masih lebih dari cukup. “Ke mana kita harus pergi setelah ini?” tanya Mazen sambil membetulkan kalasirisnya yang cukup pende

