Scent of The Devil Chapter 30 “Kau adalah pengantin yang cantik.” Kalimat tersebut bagaikan sebuah pedang yang menusuk hati Maara, begitu terkejutnya dia hingga membuat kakinya terasa lemas dan hampir roboh. Tangan Maara menggapai pinggiran batu yang terletak di tengah-tengah Altar. Gadis itu mencoba untuk memahami keadaan sebenarnya, ia memperhatikan sekitarnya, hingga sebuah pertanyaan pun muncul dalam benak Maara. Sembari menoleh ke arah Zaire, Maara pun mulai membuka bibirnya untuk mempertanyakan semuanya. “Ini semua tidak benar ‘kan?” tanya Maara. Ada ketakutan dalam sinar matanya, mengingat jika dirinya masih memiliki perjanjian dengan Lokra yang belum dipenuhi. Maara berpikir jika Lokra akan menggunakan kesempatan ini untuk menagih perjanjian itu. “Tentu saja ini

