Aqueena mengendap-endap ke ruang tengah setelah merasa semua orang sudah tertidur. Jarum jam sudah berada di pertengahan malam. Aqueena sejak tadi tak bisa tidur lantaran suara dengkuran Bella persis seperti Kerbau tidur tanpa henti. Aqueena sudah menaruh selimut di wajah Bella agar dengkurannya tak terlalu terdengar. Tetapi tetap saja Aqueena masih mendengar dengkuran gadis itu karena keheningan malam membuat suara sekecil apa pun menjadi jelas terdengar. Akhirnya dari pada mendengar dengkuran Bella, Aqueena lebih baik mencari bacaan di perpustakaan agar dirinya bisa tertidur. Aqueena sempat melihat perpustakaan setelah makan malam tadi, karena itu sekarang dirinya bisa sampai ke ruang tengah tanpa harus tersesat. Aqueena mencari buku yang sekiranya menarik. Tetapi sampai saat ini gadis

