Zahra berteriak memanggil Hilal, berkali-kali wanita itu berseru tapi tidak ada jawaban dari bocah 7 tahun itu, Ini bukan pertama kali, Hilal selalu saja menghilang padahal Zahra hanya pergi sebentar entah untuk ke kamar mandi atau pergi ke dapur, Zahra menarik nafasnya panjang, dia sangat lelah di tambah usia kandungan yang memasuki 7 bulan, Zahra dan Hanung tidak lagi tinggal di rumah lama mereka, kini mereka tinggal di villa dekat perkebunan teh. Hanung sedang mencoba memasuki bisnis perkebunan dengan berusaha mengembangkan produk minuman berbahan dasar teh dan beberapa produk lain. Keadaan di sini sangat tenang, lingkungan pun cukup asri bahkan benar-benar sejuk ... Zahra suka, penduduk desa pun ramah pada mereka. Dari kejauhan Zahra melihat Hilal yang sedang asik bermain dengan
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


