Walaupun perasaan takut dan was-was setiap kali menyergapnya begitu kencang, tapi Sarka berusaha melawannya. Ia sudah memutuskan untuk masuk ke sini, ia tidak akan keluar lagi sebelum semua masalah dapat ia selesaikan. Seperti sebelumnya, suasana di sini sangat membuat Sarka tidak nyaman. Sejauh mata memandang, ia hanya melihat warna marah. Udara juga sangat pengap, indera penciuman Sarka seringkali juga dikejutkan oleh bau tak sedap sepanjang matanya memandang. Semakin lama berada di sini, ketakutan yang Sarka rasakan, keraguan yang mengimpitnya dan cemas yang memeluknya, semuanya sudah mulai melebur. Sarka memang sudah sangat siap. Dengan tekad yang begitu kuat, Sarka akan menuntaskan semuanya. Sarka melangkah dengan langkah lebar-lebar dan cepat. Untuk saat ini ia tidak tahu harus pe

