"Gue tahu kalo semakin ke sini justru lo malah dihadapkan sama situasi yang makin sulit." Edo berucap lirih sembari meremas pelan pundak Sarka. "Tapi Sar, memikirkan kejadian yang belum tentu terjadi, seharusnya lo harus hilangin pikiran satu ini. Lo jangan terlalu overthingking." "Gue udah nyoba nggak overthingking sejak awal. Tapi kenyataannya?" Sarka tertawa pelan, senyuman kecutnya muncul ke permukaan. "Kenyataannya malam semakin banyak korban, kan? Gimana gue mau ngilangin pikirin itu kalo kenyataan yang terjadi memang seperti apa yang gue pikirkan?" Sarka diam setelah itu, perlahan napasnya terhela panjang. "Nggak ada gunanya berpikir positif kali ini Do. Mencegah maupun tidak, bakal ada korban selanjutnya. Kecuali ..." Mendadak saja lidahnya terasa kelu, membuat Sarka berhenti ber

