PART 20

1757 Kata

Setelah kembali ke Jakarta, Melan mencoba merubah kamarahannya pada Deri menjadi rasa kagum. Perjalanan di Kupang minggu lalu membuat Melan menjadi orang yang sangat istimewa. Keyakinan itu yang coba ditumbuhkan di hati Melan. Melan sedang menikmati makan malam bersama Uni di cafe Gilang. Dia memperhatikan dua orang didepannya dengan bingung. Uni terlihat telaten membenarkan tatanan makanan di piring Gilang. Sementara Gilang tak berkata apapun kecuali tersenyum. "Kenapa orang-orang nggak sadar ada nyamuk cantik kayak gue ya?", Melan mengeluh. "Lo nyindir kita, Mel? Sana panggil Deri!", Uni membela diri. "Dia lagi ke Bekasi sama tamunya. Penting. Nggak bisa kesini." "Uuuuhh kasian...Haha...", Uni sengaja mengejek Melan. "Iya deh iya, yang lagi seneng-seneng. Terusin aja!" "Jangan ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN