Satu Lawan Enam Orang

1226 Kata

    Aldi melangkah menaiki dua anak tangga yang menuju lorong penghubung antara gedung tiga dan gedung dua. Sepertinya dia adalah manusia terakhir yang meninggalkan komplek gedung ini, Bapak Kepala Sekolah yang biasanya pulang paling akhir, nampaknya hari ini beliau tidak masuk kerja.     Seorang gadis muda berjilbab lebar dan berkaca mata berdiri sambil bersandar ke tembok lorong. Dari jauh Aldi sudah mengenali sosok itu, Salya Lova. Gadis itu melihat ke arahnya, dia menyambut kedatangan orang yang ditunggunya dengan sebuah senyuman, matanya yang terhalang kaca mata terlihat ikut tersenyum.     “Assalamualaikum,” ujar Aldi.     “Waalaikumsalam warohmatuloohi wabarokatuh, Kak Aldi.”     “Aku pikir kamu tidak mengerti dengan apa yang aku katakan tadi siang, Salya.”     Kalimat Aldi dis

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN