Perang Bathin

1288 Kata

Pesona Sang Madu 16 Perang Bathin   "Abang, aku mau beli cemilan pedas ini boleh kan?" tanyanya sambil bergantung manja di lengan Rasyad. "Iya, boleh. Kamu ambil saja semua yang kamu suka." ucap Rasyad. Lyra mendengkus mendengarnya, matanya memanas melihat Zahra yang terus saja lengket mengikuti langkah Rasyad. Lagi, ia harus melihat sesuatu yang seharusnya tidak dilakukan Zahra. Dengan langkah gontai ia menjauh dari tempat Zahra dan Rasyad. Dihapusnya bulir air mata yang sempat jatuh di pipinya. Kembali, Lyra berusaha menguatkan dirinya. Kemudian, Lyra memutuskan untuk keluar dengan cepat dari mini market tersebut, ia memutuskan untuk langsung membayar sendiri barang yang sudah masuk ke keranjangnya dari pada menunggu Rasyad untuk membayar. Jika Lyra menunggu Rasyad, sama saja L

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN