Pesona Sang Madu 51 Bersatu Kembali 18+ "Dek." Selimut dan bantal langsung terjatuh dari tangan Lyra ketika ia mendengar suara Rasyad. Lyra berdiri mematung di tempatnya. Ia mendengar langkah Rasyad semakin mendekat, jantung Lyra berdetak 3x lebih cepat dari biasanya ketika dua tangan yang sangat ia rindukan itu memeluknya dari belakang. Lyra memejamkan matanya, "Abang rindu ...." Bisik Rasyad di telinga Lyra. “Jangan!” Tubuh Lyra menolak menerima sentuhan Rasyad. Ia masih belum siap untuk itu. Rasyad semakin mengeratkan pelukannya. Kata ‘jangan’ yang terucap dari mulut Lyra membuat Rindu Rasyad semakin membuncah. “Jangan menolak, Dek!Abang mohon!” Rasyad memohon. “Kembalilah, abang masih mencintai adek.” ucapnya dengan suara serak. “Maafkan kesalahan yang pernah abang lakukan,

