Pesona Sang Madu 41 Ruzayn “Ruzayn” “Hooh,” ucap Lyra lega. “Sini tante bantu gantikan baju,” Lyra memegang ujung baju Ruzayn , tapi tangan kecil Ruzayn menepis tangan Lyra. “Aku bisa sendiri,” tolak Ruzayn, ia mengambil baju dari tangan Lyra, “Kamar mandinya, mana?” tanyanya kemudian. “Disana.” Lyra menunjuk arah kamar mandi, dalam hati ia tertawa melihat kelakuan sok dewasa yang di tampilkan Ruzayn. “Nih, minum!” Lyra menyerahkan segelas coklat hangat pada Ruzayn. Bocah lelaki itu kini sedang duduk di sofa, kedua kakinya ia naikkan ke atas sofa. Ruzayn duduk sambal memeluk kaki yang terlipat di depan dadanya. “Makasih, tante.” ucapnya. “Ruzayn tinggal dimana?” tanya Lyra lembut. “Biar nanti tante antar pulang.” “Jakarta.” Ruzayn menjawab setelah menghabiskan segelas coklat hang

