Bab 41.

2009 Kata

“Jangan banyak bicara! Lukamu akan semakin dalam,” “Aku harus banyak bicara! Karena kau tidak pernah mendengarkan aku selama dua tahun ini. Bahkan kau tidak lagi memanggilku kakak.” Alex menarik napasnya dalam setelah tembakan terakhir yang dia lepaskan. Semua musuh yang menyerang telah dia lumpuhkan. “Ada enam tikus yang menysusup! Rumah ini sudah aman.” “Aku tidak peduli dengan mereka,” jawab Ciko kesal. Alex berusaha menahan dirinya! Dia tidak ingin terlihat mudah bagi pria yang tengah berada di punggungnya. Postur Alex memang lebih besar daripada Ciko, sehingga menggendong pria itu di belakang bukanlah masalah besar. Dalam hati pria itu senang karena Ciko masih berada dalam kesadaran! Di saat mengalami luka tembak, korban memang harus di usahakan tetap terjaga. Alex pun berjalan m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN